Bahan Tas Parasut Apakah Awet? Begini Ulasannya!

Dalam dunia tas, bahan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kualitas, daya tahan, dan kepraktisan sebuah tas. Salah satu bahan yang semakin populer dan mengundang minat adalah bahan tas parasut.

Bahan yang awalnya dirancang untuk digunakan dalam pembuatan parasut militer ini telah menjadi pilihan yang menarik bagi para penggemar tas yang mencari kekuatan, ringan, dan ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Penasaran ingin mengenal bahan tas ini lebih mendalam? Simak artikel berikut.

Mengenal Lebih Dekat Material Bahan Tas Parasut

Bahan parasut adalah salah satu bahan yang sering digunakan dalam pembuatan tas. Material ini memiliki karakteristik khusus yang membuatnya sangat populer dalam industri tas.

Salah satu karakteristik bahan tas ini yang paling terkenal adalah sifatnya yang ringan dan tahan lama. Hal ini disebabkan oleh teknologi dan konstruksi yang digunakan dalam pembuatan bahan tersebut.

Serat poliamida yang digunakan dalam bahan tas parasut dirancang untuk menahan tekanan dan gaya yang kuat, sehingga tas yang terbuat dari bahan ini dapat digunakan dalam berbagai situasi yang menuntut.

Apakah Bahan Parasut Bagus untuk Membuat Tas?

apakah bahan parasut bagus untuk tas?

Jawabannya adalah ya. Material parasut bisa menjadi pilihan bahan yang bagus untuk membuat tas yang berkualitas. Kok bisa?

Bahan tas parasut, yang umumnya terbuat dari nylon atau serat poliamida yang kuat, memiliki kekuatan tarik yang tinggi. Tas yang terbuat dari bahan ini mampu menahan tekanan, gesekan, dan sobekan dengan baik, loh. Ini menjadikan tas parasut sangat tahan lama dan dapat bertahan dalam penggunaan sehari-hari yang intens.

Alasan kedua adalah bobot tas parasut yang relatif lebih ringan daripada material tas lainnya. Itu karena material parasut memiliki kepadatan rendah, sehingga tas yang terbuat dari material ini tidak menambah beban yang berat ketika Anda gunakan.

Jadi tidak heran jika tas yang terbuat dari bahan parasut nyaman untuk dipakai dalam perjalanan jauh atau aktivitas sehari-hari.

Tas parasut juga bersifat waterproof loh, sehingga lebih cocok untuk penggunaan outdoor, seperti jaket olahraga, tas olahraga, dll. Selain itu, sifat tas parasut yang tipis memungkinkannya untuk dilipat dan dikompres, sehingga mudah disimpan ketika tidak digunakan atau untuk bepergian.

Bahan tas parasut juga dapat diproduksi dalam berbagai warna dan pola, sehingga memberikan fleksibilitas dalam desain dan gaya tas Anda. Entah itu tampilan yang sporty, casual, atau bahkan modis tergantung pada preferensi pribadi.

Tak sampai di situ, tas parasut juga tergolong sebagai bahan tas yang mudah dijahit, kok. Itulah sebabnya para penjahit tidak membutuhkan banyak teknik menjahit khusus dalam memproduksi tas parasut.

Apakah Bahan Tas Parasut Mudah Luntur?

Untungnya, tidak. Jenis kain ini tidak mudah luntur, meski Anda mencucinya menggunakan tangan atau mesin cuci. Apalagi jika bahan parasut tersebut telah menjalani proses pewarnaan atau perlakuan khusus.

Warnanya akan cenderung awet jika Anda cuci secara rutin sesuai dengan petunjuk perawatan dan Anda simpan dengan baik. Meskipun begitu, ada baiknya jika Anda menghindari penggunaan detergen atau pemutih dengan bahan kimia keras untuk mencuci tas ini, ya.

Apakah Tas Parasut Bisa Dikombinasikan dengan Bahan Lain?

Apakah bahan tas parasut bisa dikombinasikan?

Jawabannya, tentu bisa. Jenis kain lain yang bisa Anda gunakan untuk memadupadankan tas parasut adalah nilon, kain katun, bordir, atau flanel.

Kombinasi kain parasut dengan kain katun dapat memberikan kontras antara bahan yang ringan dan tahan lama dari kain parasut dengan tekstur lembut dan alami dari kain katun. Cocok sekali untuk tas dengan gaya kasual atau santai.

Sementara itu, perpaduan antara tas parasut dengan nylon adalah kombinasi yang serbaguna dan praktis. Kedua bahan ini sama-sama punya sifat ringan, kuat, dan tahan air. Kombinasi ini dapat memberikan kekuatan dan ketahanan ekstra pada area-area yang membutuhkan perlindungan tambahan seperti alas tas atau badan tas.

Tas parasut juga bisa Anda padukan dengan bahan kulit sintetis. Ini menciptakan tampilan yang kontras antara bahan yang halus dan ringan dari tas parasut dengan tekstur dan kekayaan kulit sintetis.

Jenis-Jenis Bahan Parasut untuk Tas

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai beberapa jenis material parasut yang bisa Anda pertimbangkan dalam membuat tas:

1. Parasut Kusut (Crinkle Parachute)

Ini adalah jenis material parasut yang memiliki tekstur kusut atau kerut. Bahan ini biasanya terbuat dari nylon atau polyester. Keunikan dari parasut kusut adalah tampilannya yang memberikan efek tekstur yang menarik dan unik pada tas. Parasut kusut populer dalam pembuatan tas dengan tampilan yang kasual.

2. Parasut Super (Ripstop Parachute)

Jenis material tas parasut selanjutnya adalah parasut super, yakni jenis material parasut yang dirancang lebih tebal dan mengkilap daripada jenis parasut lainnya. Bahan ini terbuat dari serat poliamida atau serat poliester yang ditenun dengan pola kecil berbentuk kotak-kotak.

Pola ini membantu mencegah sobekan agar tidak meluas ke seluruh material. Parasut super sangat tahan terhadap tekanan dan sobekan, menjadikannya pilihan yang baik untuk tas yang membutuhkan kekuatan ekstra.

3. Parasut Metalik

Parasut metalik adalah jenis parasut yang punya lapisan anti air berwarna di bagian dalamnya. Bahan ini sering digunakan untuk tas dengan tampilan yang lebih modis, glamor, atau futuristik.

4. Parasut Balon

Jika Anda ingin membuat tas waterproof dan tebal, coba pertimbangkan jenis kain parasut yang satu ini. Sifat waterproofnya oke dan cukup tebal, sehingga populer dalam pembuatan tenda, payung, dll.

5. Parasut Silver

Selain parasut balon, jenis parasut ini juga memiliki coating sebagai lapisan anti air. Seperti namanya, parasut silver hanya memiliki satu jenis warn, yakni selver atau perak.

6. Parasut Oxford

Parasut oxford adalah jenis material parasut yang menggunakan konstruksi oxford weave. Oxford weave adalah teknik tenun yang menghasilkan pola kotak-kotak kecil.

Bahan ini biasanya terbuat dari nylon atau polyester dan memiliki kekuatan yang oke. Tas yang terbuat dari parasut oxford bisa Anda andalkan untuk membuat tas outdoor atau untuk tas yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan, misalnya tas ransel atau tas pinggang.

7. Parasut Diamond

Kain parasut ini punya sifat anti air yang kuat, jadi snagat recommended untuk membuat kain furing koper atau tas, jaket outdoor, bean bag, sajadah travel, hammock, atau tas kemah. Tampilannya pun juga cukup khas karena agak mengkilap dengan motif wajik pada permukaan kainnya.

8. Parasut Milky

Ini adalah jenis lainnya dari kain parasut yag memiliki coating. Akan tetapi, coating pada parasut milky ini punya warna putih susu dan bersifat water resistant dalam kondisi air mengair (bukan menggenang).

Oleh sebab itu, bahan ini memiliki kemampuan non-speading (menahan butiran-butiran air di atas permukaan kain) tapa merembes melewati bahan, sehingga lebih tahan terhadap rembesan air dalam waktu lama. Pori-porinya pun sulit ditembusoleh air, tapi udara dan uap air masih bisa keluar dan masuk dengan lancar.

Bahan Tas Parasut Mana yang Ingin Anda Gunakan?

Demikianlah penjelasan mengenai seluk beluk bahan tas parasut, mulai dari informasi tentang kainnya, karateristiknya, hingga jenis-jenisnya. Jika Anda saat ini juga sedag berencana membuat produk tas berkualitas dari material parasut yang unggul, jangan ragu mempercayakan proyek Anda kepada Konveksi Tas Bekasi.

 

Tinggalkan komentar